Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy (kedua kanan) didampingi Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo (kedua kiri) menghadiri Rapat Koordinasi dan Penandatanganan nota kesepahaman (MOU) di kantor Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP), Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (16/11). Rapat Koordinasi dan Penandatanganan nota kesepahaman (MOU) yang diikuti Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pendidikan, LPMP dan Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota se-Sulsel tersebut bertujuan untuk meningkatkan sistem penjaminan mutu pendidikan di wilayah Sulawesi Selatan. ANTARA FOTO/Abriawan Abhe/ama/16

Mendikbud Ancam Pecat Guru yang Curang di UN dan USBN

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy menegaskan akan memecat guru yang terbukti melakukan kecurangan dalam pelaksanaan ujian di sekolah, baik Ujian Nasional (UN) maupun Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN).

“Kalau ada guru curang dan dia PNS, maka saya akan meminta agar dia dipecat. Guru yang melakukan kecurangan harus mendapatkan sanksi yang seberat-beratnya,” ujar Muhadjir usai peletakan batu pertama gedung SMP dan SMA Global Sevilla di Jakarta, Rabu (5/4/2017).

Dia menegaskan, sekarang tidak lagi saatnya guru membantu murid dalam pelaksanaan ujian. Membantu murid dalam ujian, kata dia, sama halnya memahat ketidakjujuran dan menjauhkan anak dari pribadi yang berakhlak mulia.

“Sekolah harus antikecurangan, karena sekolah merupakan hulu dari peradaban. Kalau sumber dari peradabannya kotor, jangan harap di hilirnya bersih. Sedangkan yang hulunya saja bersih, belum tentu di hilirnya bersih. Tapi paling tidak, sekolah harus bersih dari praktik kecurangan,” kata Muhadjir Effendy.

Ketika sekolah secara tidak langsung mengajarkan kecurangan, lanjut dia, maka praktik seperti itu akan terus terbawa oleh sang murid ketika sudah terjun di masyarakat.

“Kalau jadi pejabat, maka dia akan berbuat seperti itu. Ketika jadi guru juga berbuat seperti itu. Begitu juga ketika jadi ulama,” ujar Muhadjir.

Oleh karena itu, dia mengajak pengelola sekolah untuk menjauhkan sekolah dari praktik kecurangan.

Mendikbud mengakui pada pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) beberapa waktu lalu memang terjadi kecurangan, namun lebih banyak terjadi di perkotaan.

Sumber


Was This Post Helpful:

0 votes, 0 avg. rating

Share:

Bandung Mania

Leave a Comment