roberto-carlos-mario-gomez_20171128_104719

Roberto Carlos Resmi Jadi Pelatih Persib Bandung dan Langsung Diwanti-wanti Sang Legenda

Persib Bandung mengumumkan pelatih baru untuk menukangi klub berjulukan Maung Bandung tersebut pada musim depan.

Melalui akun instagram resmi @persib_official, nama Roberto Carlos Mario Gomez menjadi pelatih baru Persib. Pelatih berusia 60 tahun itu lahir di Mar der Plata, Argentina.

“Wilujeng Sumping di # PERSIB Coach Roberto Carlos Mario Gomez! #NewCoach #NewHope #PERSIBsalawasna.”

Dengan demikian, kabar bahwa Alfred Riedl yang akan menjadi pelatih Persib terbantahkan. Sebelumnya, mantan pelatih timnas Indonesia itu sempat dikait-kaitkan dengan Persib.

Musim lalu, Persib mengalami penurunan prestasi. Mereka terpuruk di posisi ke-13 klasemen akhir karena hanya mengemas 41 poin dari 34 laga yang dilakoni.

Dalam perjalanan sepanjang kompetisi, mereka mengakhiri kerja sama dengan pelatih Djadjang Nurdjaman yang sempat membawa Persib menjuarai Indonesia Super League 2015 dan Piala Presiden 2015.

Manajemen Tepati Janji

Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Zainuri Hasyim membantah jika manajemen lamban dalam merespon musim transfer Liga 1 musim 2016-2017.

Dikatakan Zaenuri, mendatangkan pelatih dan pemain baru untuk musim depan bukan perkara mudah.

Butuh proses yang memakan waktu tidak sebentar.

Menurutnya, saat ini sudah ada beberapa kandidat pelatih yang masuk kriteria untuk menjadi nahkoda Maung Bandung dalam mengarungi kompetisi kasta tertinggi Tanah Air.
“Ya sudah, namanya juga mau pilih pelatih, tapi kita belum final jadi kita belum bisa sampaikan,” katanya.

Ketika disinggung pelatih lokal atau asing yang menjadi kandidat terkuat, Zaenuri menyebutkan sama saja. Namun, lagi-lagi Ia meminta untuk bersabar, menunggu sampai diumumkan manajemen.

“Tunggu saja. mau asing atau lokal, tunggu saja. Makin cepat makin bagus, cuma sabar saja mungkin beberapa hari ini, kan ada yang mau, tapi enggak jadi,” ucapnya.

Zaenuri menyadari saat ini banyak pihak yang menunggu-nunggu kepastian siapa yang akan menjadi pelatih Maung Bandung.

Namun, Zaenuri menegaskan bahwa semuanya harus melalui proses dan tidak bisa diburu-buru.

“Saya sadari semua pecinta Persib ini pengennya cepat-cepat ada pelatih, kita pun demikian, tapi kan kita butuh proses. Tidak semudah kita mau beli barang,” katanya. (Tribun Jabar/Fauzie Pradita Abbas)

Persib Bandung Punya Pelatih Baru, Legenda Persib Langsung Mewanti-wanti Hal Ini

Legenda Persib Bandung, Yudi Guntara mengajak untuk mengambil sisi positif dari kehadiran pelatih baru Maung Bandung, Mario Gomez.

“Saya kira kelebihannya coach Mario Gomez pernah membawa beberapa kali juara di Liga Malaysia, kemudian dia juga pernah juara AFC Cup 2015, ini kita manfaatkan tentunya,” ujar Yudi Guntara kepada Tribun Jabar melalui sambungan telepon, Selasa (28/11/2017).

Yudi Guntara menilai Mario Gomez bukan pelatih sembarangan.

Ia dinilai memiliki kualitas yang sangat bagus bagi Persib Bandung.

Kemudian Yudi Guntara menaruh harapan kepada pelatih asal Argentina itu untuk membawa pemain asing yang berkualitas.

“Mudah-mudahan Coach Gomez ini membawa pemain-pemain asing yang berkualitas,” ucapnya.

Walaupun memiliki prestasi cukup mentereng, Yudi Guntara tetap menilai ada kekurangan yang harus diperhatikan.

“Pelatih ini berarti tidak tahu pemain-pemain Persib yang bertahan, ini tugas siapa? Untuk merekomendasikan pemain-pemain yang bertahan di Persib,” katanya.

Hal terpenting menurut mantan pemain Persib dan nasional akhir tahun 80-an itu adalah menghilangkan sifat subyektif.

Jangan sampai gara-gara kedekatan dengan pengurus, penilaian objektif dihilangkan.

“Ini yang harus diantisipasi dengan asistennya, harus betul,” ujarnya.

Sebab tidak mungkin jika Mario Gomez yang memilih pemain untuk dipertahankan.

Mengingat ia baru pertama kali menangani tim di Indonesia.

“Itu yang saya takutkan jangan sampai di liga ini justru coach Mario ini sebagai ajang seleksi,” ucapnya.

Jika berbicara soal kultur, Yudi Guntara tidak terlalu mempermasalahkan.

Toh, menurutnya sepakbola itu sama saja, 11 orang melawan 11 orang.

Saat ini yang penting adalah bagaimana merekrut pemain untuk Persib Bandung musim depan.

“Sekarang kan pemain-pemain yang berkualitas sudah dikontrak sama klub lain,” katanya.

Ia kembali menegaskan bahwa jangan sampai ada penilaian subjektif.

Sebab hal itu bisa menjadi kendala baik bagi pelatih maupun Persib Bandung.

“Akhirnya Persib selalu memutuskan pelatih asing di tengah jalan,” ujarnya.

Sumber


Was This Post Helpful:

0 votes, 0 avg. rating

Share:

Bandung Mania

Leave a Comment