aplikasi

Tahun Depan, Warga Bandung Dapat Komplain Kepada Pemkot Lewat Aplikasi GIS yang Cepat dan Efisien

Tahun 2018, warga Bandung dapat memberikan keluhan terkait layanan publik serta sarana dan prasarana di Kota Bandung lewat aplikasi Geographic Information System (GIS).

Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil mengatakan bahwa aplikasi GIS merupakan hibah dari Asia Development Bank untuk Pemerintah Kota Bandung.

“Bandung dipilih oleh bank pembangunan asia (Asia Development Bank) sebagai satu dari 10 kota dunia yang diberikan hibah teknologi tata kota. Teknologi ini adalah teknologi di mana warga bisa meng-input data tentang permasalahan di Kota Bandung dan bisa dibaca langsung oleh Pemkot berdasarkan peta,” ujar Ridwan Kamil di Pendopo Kota Bandung, Senin (11/12/2017).

Ridwan Kamil g lebih baik lagi serta menunjang pelayanan publik yang cepat dan efektif.

Pemetaan masalah seperti daerah yang paling sering terjadi banjir, daerah yang tingkat kejahatannya paling tinggi, atau daerah yang tingkat lansianya paling banyak dapat diketahui lewat berbagai aduan dari masyarakat.

Ridwan Kamil berharap dengan adanya aplikasi GIS, Kota Bandung mampu menghemat dana ratusan miliar karena data-data yang diterima memiliki tingkat akurasi yang tinggi.

Teknologi dalam aplikasi GIS juga mampu menyaring laporan-laporan palsu dari masyarakat.

“Teknologi ini dari Swiss dan Singapura yang dihibahkan kepada Pemkot Bandung dan Insya Allah selesai pada triwulan pertama 2018,” ujar Ridwan Kamil.

Sebagai informasi, warga yang komplain lewat aplikasi GIS akan terdata berupa titik-titik pada peta Kota Bandung.

Nantinya, setiap isu permasalahan di setiap daerah dapat terdata oleh Pemkot Bandung .

Hal ini dapat membuat Pemkot Bandung melaksanakan aksi penanggulangan secara cepat dan efektif.

Sumber


Was This Post Helpful:

0 votes, 0 avg. rating

Share:

Bandung Mania

Leave a Comment